Cerita Ngentot Janda Binal Sampai Anal

Cerita Ngentot Janda Binal Sampai Anal – Pengalaman sex ngewe ini terjadi beberapa tahun yang lalu. Ini adalah pengalaman pertama ku ngentot dengan perempuan yang lebih tua dariku. Karena aku biasanya ngentot dengan cewek kuliahan, apalagi dengan gadis abg yang masih smp pasti hasrat sex dan nafsu ML ku tak terbendung lagi. Karena itu cerita ngentot seorang perempuan dewasa yang sudah janda dibawah ini adalah pengalaman baru bagiku. Silahkan disimak cerita ngentot janda dibawah ini untuk mengetahui jalan ceritanya.

Aku mempunyai seoarang saudara sepupu bernama Virna yang umurnya sekitar  44 tahun. Dia sudah menjdi janda selama 4 tahun. Saat ini dia tinggal di sebuah perumahan kelas menengah. Anak anak nya sudah bersekolah di perguruan tinggi karena jauh dari rumah maka mereka memilih untuk tinggal di kost sekitar kampus mereka. Kadang aku mampir ketempatnya, untuk ngobrol atau sekedar mendengarkan dia curhar, karena sudah sejak dari kecil kami sangat akrab.

cerita ngentot janda

cerita ngentot janda

Pada suatu hari aku mampir ke rumah Virna, terlihat olehku ada beberapa temannya yang sedang bertamu. Seperti biasa  aku segera menuju ke ruang tamu yang letaknya di belakang, untuk sekedar membaca koran, majalah atau hanya menonton tv aja. Karena aku berpikir mereka sedang ngobrolin tentang lelaki atau urusan ibu-ibu pada umumnya.  Tidak berapa lama kemudian Virna memanggilku dan memperkenalkan aku dengan dua orang temannya itu.

“Kenalin ini temanku Mbak Rina dan Mbak Lina” kata Virna kepadaku.

Cerita Ngentot Jilbab Perkosaan Ibu Kost Berhijab

Aku menjabat satu persatu tangan mereka berdua. Karena mereka cukup santai cara ngobrolnya, aku menjadi agak sungkan lalu memutuskan untuk kembali ke belakang. Cara mereka berbicara seperti anak abg umur tujuh belas tahun, mungkin bila di depan anak-anak mereka, tidak begitu cara mereka berbicara. Cerita ngentot janda jablay Mereka tinggal di kawasan perumahan Bintaro, bila dengar cerita dari Virna… Mbak Rina baru enam bulan ditinggal oleh suaminya karena sebuah kecelakaan mobil, sedangkan Mbak Lina adalah seorang istri seorang pejabat yang sering ditinggal oleh suaminya keluar negeri. Mbak Rina punya tubuh padat, kulit putih bersih, tinggi sekitar 168 cm. Sedangkan Mbak Lina sedikit lebih langsing dengan toket yang lumayan menonjol serta punya warna kulit yang sama dengan Mbak Rina.

“Vir.. aku pulang dulu yha, tuch udah dijemput anakku, soalnya aku mau ke Bogor ada acara keluarga disana” kata Mbak Lina.

“Lho .. trus aku pulang sama siapa nich” sela Mbak Rina.

“Gampang nanti diantar oleh adik gue aja” jawab Virna sambil menepuk bahuku.

“Wahh enggak ngerepotin nich Mas” kata Mbak Rina lagi.

“Enggak kok Mbak” jawabku basa basi aja.

Lalu aku menemani Mbak Rina mengobrol, karena sepupuku Virna mau mandi. Kulihat Mbak Rina memakai rok warna putih serta blazer berwarna biru muda, dia duduk santai dibawah membaca majalah sambil meluruskan kakinya. Kulihat begitu mulus kulit pahanya. Lalu kami mengobrol panjang kali lebar, aku merasa pandangan Mbak Rina agak sedikit genit, hingga bikin aku pusing juga. Setelah Virna selesai mandi, Mbak Rina mohon pamit. cerita ngentot janda anal sex

“Mas tolong aku berdiri donk, maklum nich sudah tua jadi ga kuat berdiri sendiri” sambil minta tolong kepadaku supaya meraih kedua tangannya untuk berdiri.

“Ha ha ha Rina.. Rina.. Makanya minum jamu dong” ledek Virna terhadapnya.

“Aduh.. Kok begini yah pinggangku” jawab Mbak Rina sambil menunduk memegang pinggangnya.

“Nah lho.. Kenapa nih” tanya Virna.

“Enggak tahu nih” jawab Mbak Rina.

Lalu aku memapah Mbak Rina untuk masuk ke dalam mobil.

“Ok .. Vir.. Sampai jumpa besok lusa yah bye.. bye.. ” Kata Mbak Rina berpamitan

Dalam perjalanan Mbak Rina duduk di depan, menemaniku menyetir mobil, dia juga minta ijin kalau dia mau rebahan sambil menurunkan sandaran jok kearah belakang. Kadang-kadang aku mencuri pandang kearah paha Mbak Rina yang roknya agak tersingkap tertarik ke atas.

Cerita Ngentot Tante Mirna Pemilik Salon

“Mas kliatannya pinggangku agak gak beres nih..  saat duduk tadi”

“Wah itu harus cepat-cepat diurut lho.. Mbak.. sapa tau salah urat” kataku.

“Mau cari tukang urut dimana, udah malem kek gini” kata Mbak Rina.

“Emank anak-anak Mbak nggak ada yang bisa bantuin pijitin?” tanyaku memancing.

“Semua anakku di Jogja Mas, kuliah disana” jawabnya.

“Kalau nggak keberatan, aku bisa kok mengurut pinggang Mbak Rina” pancingku lagi.

“Ya udah.. boleh deh” jawabnya mengangguk.

cerita ngentot tante binal

cerita ngentot tante binal

Singkat cerita aku menunggu Mbak Rina diruang tamu, sementara dia sedang ganti baju sambil membuatkan aku kopi. Mbak Rina keluar dari ruang tengah sambil membawa cangkir minuman untukku, dengan hanya mengenakan daster yang sangat tipis, sampe secara samar-samar terlihat BH serta celana dalamnya. Jadi tambah pusing aku dibuatnya.

“Minum dulu deh Mas” kata dia.

Lalu aku diajak ke dalam kamar, untuk memijat bagian pinggangnya.

“Mas… bagian sini nih” sambil Mbak Rina mengangkat dasternya hingga sampai bahu dalam keadaan tengkurap di atas tempat tidur.

Memang Mbak Rina ini punya tubuh yang padat, hingga kedua belah bagian pantatnya tampak menyembul ke atas, dan yang lebih gilanya dia memakai celana dalam model g-string yang bagian belakangnya hanya seutas tali menyelip diantara kedua bongkahan pantatnya. Tak disangka hari ini aku menikmati pemandangan yang luar biasaini. Lalu aku mengambil minyak dari keranjang yang telah dia sediakan, didalam keranjang itu juga ada beberapa botol alat untuk mandi. Aku mulai menggosok bagian pinggangnya dan kadang-kadang tanganku kusentuhkan pada bagian bongkahan pantatnya. Dia rupanya sangat menikmati pijatan tanganku dipinggangnya, sampai akhirnya dia ketiduran.

“Mbak gimana sudah agak enakan belum?” tanyaku.

Dia kaget terbangun lalu, dia berkata “Mas bisa tolong sekalian betis kakiku nggak, masalahnya agak pegal  juga nich”

“OK.. ” jawabku singkat.

Tampak Mbak Rina agak merenggangkan kedua belah kakinya dan tetap dalam posisi tengkurap, tampak sekilas terlihat pinggiran lubang memek Mbak Rina tersembul diantara celana dalamnya yang memang hanya berbentuk segitiga pada bagian depannya. Aku lalu mengganti minyak gosok dengan body oil. Aku mulai menggosok bagian betis ke arah paha dengan melumurkan body oil agak banyak. Terus kupijat kedua belah betis Mbak Rina hingga sampai kedua belah pahanya.

Bude Lasmi Guru Ngentot Ku

“Mas …mijatnya agak ditekan sedikit dibagian sini Mas, soalnya pegel amat sich” kata Mbak Rina sambil menunjuk antara paha dan pantat bagian belakang, lalu dia juga membuka tali dari celana dalamnya dan menariknya lalu ditaruhnya dekat bantal dikepalanya. Makin jelas kulihat memek Mbak Rina dari belakang dan tampak pula bulu-bulu jembut yang dicukur bersih. Aku mulai menekan pantatnya dengan kedua jempolku, dan kadang aku sentuh lubang anus Mbak Rina dengan sentuhan halus.

“Ochhhh..” tampak Mbak Rina mulai mendesah.

Aku oleskan body oil sebanyak banyaknya dikedua bongkahan daging dipantatnya, lalu aku mulai menggosoknya turun naik dari kedua pahanya. Lalu Mbak Rina menyuruhku menaruh body oil ditelapak tanganku, lalu dipegangnya tanganku dan ditaruh disela-sela lubang kemaluannya. Cerita ngentot janda binal

“Mas tolong gosok dibagian ini Mas” pintanya dengan wajah memerah pertanda dia sudah horny.

Lalu aku mulai menggosok bibir kemaluannya.

“Ohhhh.. enak Mas teruskan Mas.. Ohhhh.. ” dia mulai meracau menikmati sentuhan jariku di bibir memek nya.

Tanpa buang waktu sambil menggosok body oil kumasukan jari tengahku ke dalam lubang meki nya, teruskutusuk beberapa kali, dan kulihat kedua tangan Mbak Rina meremas sprei tempat tidurnya. Tiba-tiba Mbak Rina bangun dari tempat tidurnya lalu menyerangku dengan ciuman dibibirku sambil mempermainkan lidahnya. Dan dia berbisik.

Cerita Ngentot Hadiah Ulang Tahun Dari Mama

“Mas aku buka bajunya ya…”

Aku hanya mengangguk tanda setuju. Dilepaskanlah baju dan celanaku, hingga aku bugil tanpa memakai apapun.

“Daster Mbak aku buka juga ya..”

Dia mengangguk setuju. Aku lalu disuruhnya duduk disamping tempat tidur, lalu disodorkan buah dadanya kemulutku, dan aku sambut dengan melumat kedua belah bongkahan daging kenyal didadanya. Tangan kananku juga sudah bermain disekitar memek Mbak Rina, tampaknya bekas body oil yang tadi sudah bercampur dengan cairan bening dilubang kemaluan Mbak Rina. Dia makin mendekap kepalaku kedadanya, dan kadang-kadang pinggulnya menghentak ke arahku, saat jari tengahku keluar masuk ke dalam lubang meki nya.

anal sex dengan janda

anal sex dengan janda

Kemudia dia jongkok dihadapanku dan mulai memasukan kontolku di dalam mulutnya, tampak kontolku hilang ditelan oleh mulutnya sampai masuk menyentuh tenggorokannya. Rasa nikmat mulai menjalar keubun-ubun. Lalu dia mainkan lidahnya pada ujung bagian bawah kontolku. Wah… sangat pintar sekali Mbak Rina ini merangsang lelaki.

“Mas mau khan kalau gantian” pintanya.

Aku mengerti bahwa Mbak Rina minta dijilati memeknya. Lalu dia mengambil handuk kecil, disemprotnya handuk tersebut dengan minyak wangi, yang kutahu bukan minyak wangi lokal, lalu dibersihkan selangkangannya dengan handuk tersebut. Lalu diapun tidur terlentang dan mengganjal pantatnya dengan bantal. Maka tampak jelas lubang meki merekah dengan bibirnya berwarna merah kecoklat-coklatan. Dan tampak pula lubang anus Mbak Rina yang sudah berwarna coklat tua, pasti dia pernah bermain anal sex juga pikirku

Lalu aku mulai menjilati bibir kemaluan Mbak Rina, dan memang tidak tercium bau yang aneh-aneh, berarti memang Mbak Rina sangat rajin merawat tubuhnya. Dia mulai menggelinjang diatas tempat tidurnya, saat kusapu kemaluannya dengan lidahku. Lalu aku oleskan telunjukku dengan body oil, dan kumasukan pelan-pelan ke dalam lubang anusnya, bersamaan dengan lidahku mempermainkan kelentitnya.

“Ochhhh.. Ochhhh.. Ochhh..!!” erangan yang keluar dari bibirnya bikin nafsu ku makin menggila.

“Teruskan Mas.. Jangan berhenti.. Ochhh… nikmat sekali jilatanmu mass..”

Terus kupermainkan kedua lubang Mbak Rina, akhirnya dia memintaku untuk memasukkan kontolku ke dalam lubang memeknya.

“Mas.. Pakai kondom ya.., itu ambil saja di dalam lemari”

Ternyata didalam lemari kulihat bukan hanya kondom, tetapi ada beberapa dildo yang terbuat dari karet elastis juga terdapat didalamnya. Setelah kupakai kondom, kumasukan kontolku ke dalam kemaluannya, langsung aku hentak keras beberapa kali lubang kemaluannya. Cerita ngentot janda montok Dia mengimbangi dengan mengangkat pantatnya tinggi-tinggi, terus kulakukan permainan keras tersebut selama tiga puluh menit, hingga kulihat Mbak Rina tidak lagi melakukan perlawanan. Sedangkan kontolku belum ada tanda-tanda mau mengeluarkan pejunya, lalu aku cabut kontolku dari lubang kemaluan Mbak Rina. Perlahan-lahan aku masukan ke dalam lubang anus Mbak Rina sambil meneteskan body oil dibagian atas kontolku.

“Pelan-pelan dikit Mas..” ujarnya.

Terus aku tekan kontolku hingga masuk semua ke dalam anus Mbak Rina, dan pelan-pelan juga aku tarik, lalu aku masukan kembali, sampai Mbak Rina tidak membuat reaksi tanda sakit dilubang anusnya. Aku mulai menggenjot tanpa henti kontolku ke dalam lubang anusnya, dan karena tidak selonggar lubang kemaluan Mbak Rina, pejuhku mulai ingin keluar.

Dan saat pejuhku hendak muncrat kutekan kontolku dalam-dalam sambil mencium bibir dan merangkul tubuh Mbak Rina kuat-kuat. Setelah itu aku terkulai disisi tubuh Mbak Rina. Dan kulihat Mbak Rina mencabut kondomku lalu membersihkan kontolku dengan handuk kecilnya. Lalu iapun merangkul diriku, sambil berbisik.

“Jaga rahasia kita berdua ini ya Mas..” kata dia.

Akupun mengangguk lalu kukecup keningnya, sambil memeluknya erat-erat.

Cerita Dewasa Janda binal, Pijat Urut Berujung ngentot, Cerita Panas Janda Seks, ngentot tante girang binal, anal sex dengan janda, cerita ngentot janda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!