Cerpen Sex SPG Asuransi Binal Part II

Cerpen sex ini adalah sambungan dari cerita sebelumnya Pengalaman Ngentot SPG Asuransi Binal Part I , jadi jika mas-mas dan mbak-mbak sekalian belum membaca cerita pendek bagian 1 sangat disarankan untuk membacanya terlebih dulu. Biar bisa lebih meresapi dan horny.

Tiba-tiba kontolku seperti kena setrum yang besar ketika lidah Irma menjilat kepalanya. Secara refleks kukencangkan otot perutku sehingga kontolku juga ikut bergerak-gerak. Punyaku memang tidak terlalu besar. Rata-rata saja untuk ukuran umum, namun ternyata beberapa wanita yang pernah merasakannya sangat puas.

Kulepas bantal yang menutup mukaku dan kubuka mataku. Kulihat Irma dengan asyiknya menjilat, menghisap dan mengulum kontolku. Kadang-kadang ia melihat ke arahku dan tersenyum kecil. Aku terpekik kecil setiap lidahnya yang runcing menjilat lubang kencingku. Syaraf-syarafku di sana terasa mau putus. Cerita Sex SPG Asuransi

SPG Bispak Jakarta

SPG Bispak Jakarta

Irma melepaskan kepalanya dari selangkanganku dan tangannya melepas celana dalamnya sendiri dengan cepat. Kembali bibirnya menyambar bibirku. Kubalas dengan ganas dan kudorong lidahku menggelitik rongga mulutnya. Lidahku kemudian diisapnya dengan kuat. Aku hampir tersedak. Tangannya mengembara ke selangkanganku dan kemudian meremas dan mengocok kontolku. Kontolku semakin tegang dan keras.

“Ouououhhkk.. Puaskan aku. Berikan aku kenikmatan” ia memekik tertahan.

Tidak lama kemudian tangannya memegang erat kontolku dan kurasakan pantat dan pinggul Irma bergerak-gerak menggesek kontolku. Dan kemudian.. Blessss. Kepala kontolku masuk ke dalam meqi nya. Terasa lembab namun masih kering dan sempit. Kurasakan dinding meqi nya berdenyut-denyut meremas kemaluanku.

“Akhhhh.. Ouggghh” Irma mendongakkan kepalanya dan kujilati lehernya yang berada di depan wajahku.

Ia terus menggoyangkan pantatnya sehingga sedikit demi sedikit makin masuk dan akhirnya semua batang kontolku sudah terbenam dalam meqi nya.

SPG telanjang

SPG telanjang

Irma menahan tubuhnya dengan kedua tangannya di sampingku. Pantatnya bergerak maju mundur untuk menangguk kenikmatan. Kadang gerakannya berubah kadang menjadi ke kanan ke kiri dan kadang berputar-putar. Sesekali gerakannya menjadi pelan dan pantatnya naik agak tinggi sehingga hanya kepala kontolku berada di bibir meqi nya dan bibir meqi nya kemudian berkontraksi mengurut kepala kontolku. Kemudian ia hanya pelan menggesek-gesekkan bibir meqi nya pada kepala kontolku sampai beberapa kali dan kemudian dengan cepat ia menurunkan pantatnya hingga seluruh batang kontolku tenggelam seluruhnya.

Ketika batang kontolku terbenam seluruhnya badannya bergetar dan kepalanya bergoyang ke kanan dan kekiri. Napasnya mulai tersengal-sengal dan memburu.
Kunaikkan punggungku dengan bertopang pada siku. Kuisap puting buah dadanya yang sudah membatu. Gerakannya semakin liar dan berat. Tanganku kini memeluk punggungnya seolah-olah seperti menggantung pada badannya. Kulengkungkan bagian atas tubuhku mendekat ke tubuhnya. Berat badanku kutumpukan pada punggungku.

Tangannya yang menahan berat badanya kemudian dilepaskan dan memeluk diriku rapat-rapat. Kini gerakannya pelan namun sangat terasa. Pantatnya naik ke atas kadang sampai kontolku lepas, namun kemudian ia menurunkan lagi dengan pelan dan kusambut dengan gerakan pantatnku ke atas. Kembali kontolku menembus meqi nya, meqi nya berdenyut sehingga seluruh batang kontolku mulai dari pangkal hingga ke ujung seperti diurut. Baru kali ini aku merasakan denyutan dinding vagina yang begitu kuat. Ada beberapa wanita yang bisa melakukannya namun kali ini benar-benar luar biasa. Melebihi wanita lain yang pernah kurasakan. Aku sendiri belum mengerahkan otot kemaluanku untuk berkontraksi, kubiarkan saja sampai ia mencapai puncak terlebih dahulu. Cerita ngentot SPG

Tangannya meremas dan menjambak rambutku, punggungnya melengkung menahan kenikmatan. Mulutnya merintih dan mengerang keras. Kupikir mungkin terdengar sampai keluar kamar. Emangnya gua pikirin! Paling yang dengar jadi kepengin.

ngentot SPG binal

ngentot SPG binal

“Roonnn.. Ouhh Ronny, aku mau nyampai, aku mau kellluuu.. ar”
“Sshh.. Shh”
“Ronny sekarang ouhh.. Sekarang” ia memekik.

Tubuhnya mengejang rapat diatasku dan kakinya membelit kakiku. Mulutnya mencari-cari bibirku dan kusambar agar ia tidak merintih terlalu keras lagi. Vaginanya berdenyut kuat sekali dan pantatnya menekan ke bawah dengan keras hingga kontolku terasa sakit. Vaginanya terasa becek, namun tidak menyembur seperti yang banyak diceritakan orang. Kupikir mereka itu pembohong kalau menceritakan orgasme wanita yang sampai memancar seperti air mani. Kupeluk punggungnya dan kuurut dengan kuat mulai dari belakang leher sampai ke pinggangnya.

Tubuh Irma mulai melemas di atas badanku. Keringatnya menitik di sekujur pori-porinya. Kemaluanku yang masih menegang keras di dalam vaginanya. Irma sepertinya sengaja membiarkannya dalam posisi seperti itu.

“Terima kasih Ronny. Kau sungguh hebat sekali. Aku nggak tahan lagi” ia berbisik di telingaku.
Aku diam saja sambil mengelus-elus punggungnya. Kuciumi rambutnya. Kupikir akan kupuaskan dia sampai tak bertenaga.

Akhirnya Irma bangun setelah napasnya teratur menghela napas dalam-dalam. Ia masuk ke dalam kamar mandi dan kudengar suara shower. Namun kedengarannya ia tidak mandi, hanya membasuh vaginanya saja. Sementara aku mencoba memejamkan mata sebentar untuk berkonsentrasi dan mengumpulkan tenaga.

Ia keluar sambil menenteng gayung, sabun dan handuk. Dengan perlahan ia membasuh dan membersihkan kemaluanku yang masih agak tegang karena belum mencapai puncaknya. Karena terkena air, maka kemaluanku kontan saja mengkeret dan mengecil ke ukuran normal. Irma kembali ke dalam kamar mandi mengembalikan gayung dan sebentar keluar lagi.

Irma SPG Asuransi Bugil

Irma SPG Asuransi Bugil

Aku duduk menyelonjorkan kaki di atas ranjang dan merapikan kemeja yang tetap kupakai selama bercinta babak pertama tadi. Irma memelukku dari belakang dan menciumi tengkukku. Aku merinding oleh ciumannya. Tangannya mempermainkan bulu dadaku. Kelihatannya ia sangat suka.

Irma menarik kemeja yang kukenakan dan akhirnya sekarang aku bugil 100%. Dadanya yang keras menekan punggungku. Kuputar tubuhnya sedemikian sehingga kami berhadapan. Kucium bibirnya dan kuremas buah dadanya. Ia merintih, nafsunya mulai bangkit. Kubalikkan lagi tubuhnya sehingga membelakangiku. Kuciumi tengkuk, cuping telinga dan leher belakangnya. Cerita Sex Bergambar

“Ouhh jangan kau siksa aku.. Ayo kita lanjutkan lagi sayang..”

Kami kembali berbaring miring ke kiri dalam posisi Irma tetap membelakangiku. Kuremas dadanya dengan kuat, kupilin putingnya. Kemaluanku yang belum menembakkan pelurunya dengan cepat mengeras kembali. Mulutnya mencari bibirku ketika bibirku menjilati lehernya pada bagian samping. Kami berciuman dalam posisi miring.

Kuangkat kaki kanannya dan kucoba memasukkan kemaluanku ke dalam vaginanya dari belakang. Beberapa kali kucoba dan gagal. Akhirnya Irma mencondongkan pantatnya dan menjauhkan tubuh bagian atasnya dari tubuhku. Dalam posisi demikian aku bisa menembus meqi nya meskipun dengan berjuang keras.

Kudorong pantatku maju mundur dengan pelan tapi bertenaga. Meskipun tanpa kontraksi dalam posisi demikian terasa sempit sekali vaginanya. Kuputar tubuhnya hingga ia berada di atasku. Dari bawah kugenjot vaginanya. Kupikir tadinya akan mudah, ternyata sangat sulit. Tubuhku tidak bisa bergerak dengan leluasa. Irma mengerti kesulitanku. Ia melepaskan pelukanku dan berjongkok tetap membelakangiku. Tak berapa lama kembali ia memainkan kontraksi otot vaginanya. Aku tetap membiarkannya ia kontraksi sendirian.

Irma menaik turunkan pantatnya dan rasa nikmat menjalari tubuh kami berdua. Kadang pantatnya menggantung dan giliranku untuk memompa dari bawah. Demikian dalam posisi ini kami bertahan beberapa saat sampai akhirnya.

Foto hot Irma

Foto hot Irma

“Gila kamu Ron, aku keluar lagi.. Oukhh”

Ia berteriak dan melengkungkan badannya, lalu merebahkan badannya telentang dan menekan kemaluanku sampai amblas. Tangannya mencengkeram sprei. Sunyi sejenak tanpa ada suara apapun kecuali napas Irma yang terengah-engah. Irma memutarkan tubuhnya tanpa melepaskan kemaluanku, sehingga ia dapat berada dalam posisi berhadapan di atasku.

“Luar biasa kamu Ronny, aku puas sekali malam ini”

“Aku yang belum puas, kini giliranku mendapatkan kepuasan”.

Kugulingkan badannya sehingga kini aku yang berada di atas mengendalikan permainan. Kusodokkan kemaluanku ke dalam kemaluannya dengan satu hentakan keras sehingga ia melenguh.

“Uuuhh.. Tahan dulu Ronn, aku masih lelah” katanya.

Aku tak pedulikan permintaannya, tetap kusodokkan kemaluanku dengan pelan dan mantap sampai akhirnya kemaluanku menjadi sangat keras. Irma akhirnya kembali terangsang setelah beberapa saat kugerakkan kemaluanku. Kucabut kemaluanku, kutahan dan kukeraskan ototnya kemudian pelan-pelan kugesekkan dan kemudian kumasukkan kepalanya saja ke bibir meqi nya yang lembab dan merah. Irma terpejam menikmati kontraksi kemaluanku pada bibir kemaluannya.

“Kenapa dari tadi nggak kau mainkan.. Hggk”.

Dia menjerit tertahan ketika tiba-tiba kusodokkan kemaluanku sampai mentok ke rahimnya. Kumaju mundurkan dengan pelan setengah batang sampai beberapa hitungan kemudian kusodokkan dengan kuat sampai semua batangku amblas. Irma menggerakkan pinggulnya memutar dan naik turun sehingga kenikmatan yang luar biasa sama-sama kami rasakan. Kusedot toketnya sampai ke pangkalnya dan kumainkan putingnya dengan lidahku.
Dalam posisi kemaluanku terbenam seluruhnya aku diam di atas tubuhnya, menciumi bibir, leher dan toketnya serta menggerakkan otot kemaluan. Hasilnya luar biasa. Irma seperti orang yang mau menangis menahan kenikmatan hubungan ini. Irma mengimbanginya dengan kontraksi pada dinding vaginanya. Ia meringis dan memukul-mukul dadaku seperti histeris.

“Auuhkhh.. Terus.. Teruskan.. Sayanggg.. Nikmat.. Ooh”

Kini kakiku berada di luar kedua kakinya sehingga kedua kakiku menjepit kakinya. Masih tetap dalam posisi diam, hanya otot kemaluan yang bekerja. Ternyata vaginanya memang luar biasa, meskipun sudah becek namun cengkeramannya masih sangat ketat. Aku menghentikan kontraksiku dan mulai menggenjot lagi. Irma seperti seekor kuda betina yang melonjak-lonjak tubuhnya dan sukar dikendalikan. Akhirnya tidak ada suara apapun di dalam kamar itu selain desah napas kami yang memburu beradu dengan suara paha bertemu dan derit ranjang. Keringat sudah membanjir di tubuh kami. Kupacu kuda binalku mendaki lereng terjal yang penuh kenikmatan. Kami saling memagut, mencium dan menjilat bagian tubuh lawan bergumul. Ngewe SPG Binal

Kubuka lagi kedua kakinya, kini kakinya yang membelit pinggangku. Matanya kadang terpejam kadang terbeliak. Badannya seperti menggantung di tubuhku. Kini aku siap untuk menembakkan pejuhku.

“Irma, sebentar lagi sayyy.. Aku mau keluar”.
“Tunggu sayang, kita sama-sama, tunggu..”.

.. Beberapa saat kemudian..

Foto memek SPG

Foto memek SPG

“Sekarang sayang.. sekarang.. Ouuhh” Aku mengejang ketika lahar kepuasan membersit dari kepundan kejantananku.
“Ronny.. Agghh” kakinya menjepit kakiku dan mengejang sehingga kejantananku seperti tertarik mau keluar.

Aku tetap menahan agar kemaluanku tetap berada dalam vaginanya. Matanya terpejam, tangannya meremas rambutku, mulutnya menggigit dadaku. Kemaluan kami saling berdenyut sehingga kenikmatan puncak ini terasa sampai beberapa detik. Setelah beberapa saat kemudian keadaan menjadi tenang.

“Luar biasa kamu Ronn.., Aku bisa tiga kali orgasme”
“Kamu juga hebat, empot ayammu membuat ketagihan”

Akhirnya kami membersihkan diri dan check out. Sebelum keluar kamar kami saling bertukar nomor telepon.

Beberapa hari kemudian di kantor aku dikejutkan suara operator yang nongol di ruanganku.

“Pak Ronny ada telepon dari asuransi, line 2,” katanya.
“Terima kasih”.

Kuambil gagang telepon,

“Hallo, selamat siang” kataku.
“Hai Ronny ingat aku?” terdengar suara dari seberang.
“Oh tentu, kuda binalku. Ada apa?”
“Kemarin habis nurunin kamu, ban mobilku kempes, untung ada yang nolongin”
“Habis kamu nyetirnya terlalu bernafsu, injak gas nggak kira-kira” kataku. Apa hubungannya gas dengan ban kempes ya?
“Nanti sore ketemu lagi ya. Aku sudah nggak sabar menanti hasil kerjamu”

Boleh juga sore ini karena hari ini tidak terlalu banyak pekerjaan. Tapi untuk cerita nanti sore silahkan pembaca sendiri yang membayangkan biar lebih mupeng :p . -T A M A T-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!